Mengintip Langsung Kehidupan Sosial Ekonomi Masyarakat Pesisir di Desa Lancok

by -471 views

ACEH UTARA – Kamis (05/03). Sekitar 20 orang siswi kelas XI – IIS 1 melakukan Study Tour dan terjun lapangan dibawah bimbingan dari guru sosiologi, Miranda, S.Sos. ke Pantai Lancok, Desa Lancok Kecamatan Syamtalira Bayu, Aceh Utara.

Kegiatan ini dilakukan sejalan dengan materi yang sedang dipelajari, “Kehidupan Sosial Ekonomi Masyarakat di Kawasan Pesisir” bertujuan untuk melakukan perbandingan antara masyarakat pesisir yang ada di kota dan di desa. Sebelumnya, ke-20 siswi ini sudah lebih dulu melakukan penelitian di Pantai Ujong Blang.

Rombongan sempat bertemu dengan Kepala Desa setempat untuk meminta izin melakukan penelitian. Lalu mereka dibagi menjadi 4 kelompok, dimana 2 kelompok meneliti tentang kehidupan nelayan dan 2 yang lainnya meneliti kehidupan pedagang di sekitaran lokasi pantai.

Hasilnya, didapati bahwa tingkat solidaritas kehidupan bermasyarakat di Desa Lancok ini sangat tinggi. Ibrahim, salah seorang responden mengatakan, ia bersama teman-teman nelayannya membuat sebuah perkumpulan untuk merangkul para pemuda agar giat bekerja dan tidak terkena pengaruh obat-obatan terlarang.

“Saya bekerja penuh selama seminggu kecuali hari Jum’at. Penghasilan kami pun tak menentu, kadang bisa 300 ribu atau lebih rendah. Tetapi kalau sedang untung kami bisa mendapatkan 1 juta. Hasil tangkapan yang ada kami jual langsung di sini atau agen yang ada di kota. Kalau ada rezeki lebih, tak jarang kami membantu para nelayan, anak-anak muda dan orang yang membutuhkan baik secara finansial maupun pertolongan tenaga”, terangnya.

Sementara itu, para siswi yang mengikuti rangkaian perjalanan ini mendapatkan bimbingan penuh dari guru sosiologi mereka.

“Dengan diadakannya studi lapangan ini, para siswi merasa tercerahkan. Hal ini dikarenakan mereka tak hanya belajar di ruang kelas saja, melainkan terjun langsung untuk melihat fenomena sosial yang terjadi di masyarakat serta perbedaan yang terjadi antara satu daerah dengan daerah lainnya”, pungkas Miranda, S.Sos, guru pembimbing yang mendampingi siswi kelas XI – IIS 1 itu.

Penulis: Firya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *